Bestprofit (08/01) - Menteri BUMN, Erick Thohir, berwacana untuk menggabungkan dana pensiun yang dikelola oleh setiap perusahaan BUMN. Stafsus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan untuk mewujudkan tata kelola dan pengembangan yang lebih profesional.
Kendati begitu, perihal bagaimana skema penggabungan dana pensiun itu, Arya mengaku masih belum dapat dipublikasikan. Pasalnya, untuk mengeksekusi rencana itu, Kementerian BUMN harus menunggu persetujuan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
"Kalau Ibu Menteri (Sri Mulyani) setuju, ini akan disatukan. Apakah nanti akan jadi perusahaan atau ditempatkan di bank tertentu atau dikelola badan usaha yang ada atau dibuat lagi badan tertentu, harus minta persetujuan Menteri Keuangan," sambung Arya.
Ia menambahkan, wacana penggabungan dana pensiun ini dilakukan setelah berkaca pada Kanada. Di negara tersebut, dana pensiun mempunyai jumlah yang besar dan dapat dikelola dengan profesional dengan sistem penggabungan seperti yang dicita-citakan Erick Thohir.
"Di Kanada, yang namanya dana pensiun itu besar banget. Kita harusnya bisa bikin dana pensiun, di samping dana pensiun dikelola profesional," lanjutnya.
PT BEST PROFIT FUTURES
sumber : Investing


No comments:
Post a Comment