Bestprofit (14/05) - Harga Bitcoin (BitfinexUSD) melonjak pada Kamis (14/05) petang setelah pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang ekonomi AS mendukung pergerakan koin kripto yang kini dianggap lindung nilai tersebut.
Pada pukul 14.36 WIB, mata uang kripto acuan ini melonjak 6,22% ke $9.460,5 menurut data Investing.com.
Menurut laporan yang dilansir Bitcoinist.com Kamis (14/050 petang,Bitcoin (BitcoinIndonesiaIDR) tampaknya siap melewati level $9.500 setelah J. Powell memperingatkan jalan yang "sangat tidak pasti" bagi pemulihan ekonomi AS. Ketua Fed mengisyaratkan ia akan menghindari pemotongan suku bunga di bawah nol persen, tetapi ia menyerukan paket stimulus lanjutan guna mendukung perekonomian yang terdampak covid-19.
Pernyataan itu juga muncul sehari setelah anggota dewan dari Partai Demokrat AS mengajukan RUU dana stimulus sekitar $3 triliun guna membantu ekonomi AS. Proposal itu, jika didukung oleh anggota Senat dari Partai Republik, akan melipatgandakan paket bantuan ekonomi menjadi $6 triliun.
Trader Bitcoin terus mencari celah peluang dari kebijakan stimulus fiskal yang sedang berjalan. Hal itu tumbuh setelah bitcoin pulih dari posisi terendah Maret di bawah $4.000, tepat setelah Kongres AS menyetujui stimulus dana bantuan senilai $3 triliun untuk pelaku usaha dan individu yang terkena dampak pandemi.
Scott Melker, seorang trader kripto cukup dikenal, mengingatkan bahwa trader yang memegang token bitcoin dalam jumlah besar (alias "paus") memiliki "satu ton uang tunai" setelah terjadi aksi jual Maret. Mereka menggunakan uang itu untuk mendorong harga bitcoin naik setelah pengumuman stimulus fiskal AS.


No comments:
Post a Comment