Thursday, 19 August 2021

Best Profit - Bursa Asia Melemah Usai Fed Berikan Petunjuk Terkait Tapering


 

BEST PROFIT - Bursa Asia Melemah Usai Fed Berikan Petunjuk Terkait Tapering PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK


Bestprofit (19/08) - Saham Asia Pasifik sebagian besar turun pada Kamis pagi, mengikuti jejak rekan-rekannya di AS, setelah U.S. Federal Reserve mengisyaratkan bahwa pengurangan aset dapat segera dimulai pada tahun ini.

Nikkei 225 Jepang turun 0,58% pada 10.25 WIB, dengan Reuters Tankan index di level 33, lebih baik dari perkiraan untuk Agustus.

KOSPI Korea Selatan turun 1,13%.

Di Australia, ASX 200 turun 0,30%. Data ketenagakerjaan yang dirilis kemarin mengatakan bahwa perubahan pekerjaan lebih baik dari perkiraan sebesar 2.200 pada bulan Juli, sedangkan tingkat pengangguran turun menjadi 4,6% di bulan yang sama.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun 1,82% dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,03% jelang keputusan suku bunga Bank Indonesia pada siang nanti. 

Shanghai Composite China turun 0,72% sedangkan Shenzhen Component turun 0,22%. Tencent Holdings (OTC:TCEHY) Ltd. (HK:0700) mengatakan bahwa pendapatan kuartalannya tumbuh pada laju paling lambat sejak awal 2019, dan bersiap untuk pengetatan peraturan lebih lanjut.

Di tempat lain, China Huarong Asset Management Co. Ltd. (HK:2799) akan direkapitalisasi oleh investor yang didukung pemerintah.

Risalah dari pertemuan Juli Fed, yang dirilis pada hari Rabu, mengatakan bahwa sebagian besar pejabat setuju bahwa bank sentral dapat secara perlahan memulai pengurangan aset pada tahun 2021 berkat kemajuan yang dicapai terkait target inflasi dan lapangan kerja hingga saat ini.

Namun, isi risalah rapat The Fed tidaklah mengejutkan bagi beberapa investor.

“Saya berpikir orang tidak akan terkejut jika tapering dimulai pada akhir 2021,” co-chief investment officer Envestnet (NYSE:ENV) Dana D'Auria mengatakan kepada Bloomberg.

Laju pembukaan kembali menjadi perhatian bagi investor di tengah penyebaran varian Delta COVID-19, tambahnya.

Investor kini tengah menunggu simposium Jackson Hole, yang akan berlangsung minggu depan, untuk petunjuk lebih lanjut terkait lini masa untuk pengurangan aset dan kenaikan suku bunga.

Sementara itu, Bank Indonesia akan mengeluarkan keputusan kebijakannya siang ini.

Dalam mata uang kripto, Robinhood Markets Inc (NASDAQ:HOOD). memperingatkan bahwa peningkatan pendapatan yang dipicu oleh ledakan dalam perdagangan mata uang kripto bisa bersifat sementara. Saham Robinhood jatuh dalam perdagangan, sementara Bitcoin berada di bawah $45.000.


This image has an empty alt attribute; its file name is QR-BPFNEWS.COM_.png

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

Sumber : Investing

No comments:

Post a Comment

Best Profit - Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah

  BEST PROFIT -   Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah  |   PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK Bestprofit (18/02) -...