Thursday, 23 September 2021

Best Profit - Dolar AS Beranjak Turun, Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Lebih Awal


 

BEST PROFIT - Dolar AS Beranjak Turun, Fed Beri Sinyal Kenaikan Suku Bunga Lebih Awal | PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK


Bestprofit (23/09) - Dolar Amerika Serikat turun pada Kamis (23/09) pagi di Asia meski sempat mencapai level tertinggi dalam sebulan usai Federal Reserve AS berencana untuk memulai pengurangan aset dan menaikkan suku bunga jauh lebih cepat daripada rekan-rekan pasar negara maju.

Indeks Dolar AS turun tipis 0,04% ke 93,427 pukul 10.05 WIB menurut data Investing.com setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 93,530.

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,08% di 109,87. Pasar Jepang tutup libur.

Di Indonesia, rupiah beranjak turun 0,13% ke 14.259,0 pukul 10.10 WIB.

Pasangan AUD/USD melemah 0,24% ke 0,7228 dan NZD/USD bergerak turun 0,27% di 0,6990.

Pasangan USD/CNY naik 0,14% di 6,4672 pukul 10.08 WIB dan GBP/USD naik tipis 0,04% ke 1,3630.

The Fed tidak mengumumkan akan memulai pengurangan aset saat menerbitkan keputusan kebijakannya pada Rabu setempat. Namun, bank sentral ini mengatakan "moderasi laju pembelian aset akan segera dibenarkan", dan Ketua Jerome Powell menambahkan bahwa anggota dewan yakin bahwa pengurangan dapat berakhir sekitar pertengahan 2022, membuka jalan bagi kenaikan suku bunga setelah itu.

"Powell tidak menjelaskan secara spesifik tentang awal penurunan, ia mengatakan ada kesepakatan luas di akhir pengurangan aset, yang 'berakhir sekitar pertengahan 2022,'" ahli strategi NatWest Markets John Briggs mengatakan kepada Reuters.

"Dalam pandangan kami, ini lebih penting daripada saat pengurangan dimulai, karena ini akan memulai wkatu ketika kenaikan berikutnya mungkin terjadi."

Yen safe haven juga mencatat penurunan terbesar dalam lebih dari tiga bulan setelah keputusan kebijakan Fed, jatuh 0,5% untuk sesi tersebut. Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunganya stabil di -0,10% dalam keputusan kebijakan terbarunya pada hari Rabu. Baik BOJ dan European Central Bank (ECB) diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Yen juga mengalami kerugian pada hari Rabu setelah unit utama pengembang China Evergrande Group (HK:3333) setuju untuk menyelesaikan pembayaran bunga obligasi dengan beberapa kreditur domestik. Namun, bunga obligasi luar negeri sekitar $83,5 juta akan jatuh tempo pada hari Kamis.

Sementara itu, Bank of England dan Norges Bank adalah di antara bank sentral yang menyerahkan keputusan kebijakan hari ini. Dan, yang terakhir diharapkan akan memberikan kenaikan pertama di antara bank sentral G10.


This image has an empty alt attribute; its file name is QR-BPFNEWS.COM_.png

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

Sumber : Investing

No comments:

Post a Comment

Best Profit - Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah

  BEST PROFIT -   Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah  |   PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK Bestprofit (18/02) -...