Bestprofit - Presiden Fed St Louis Bullard Peringatkan Risiko Krisis Keuangan akibat Covid-19 | PT Best Profit Futures Pontianak
"Tanpa manajemen risiko yang lebih rinci dari kebijakan kesehatan, kita bisa mengalami gelombang kebangkrutan besar dan (itu) dapat menjadi sumber krisis keuangan," kata Bullard dalam wawancara dengan surat kabar Financial Times pada Rabu (01/07) setempat dan dikutip dalam laporan Reuters Kamis (02/07) petang.
Ia memperingatkan jalan yang sulit dan berliku dari krisis kesehatan dan mengatakan "mungkin bijaksana untuk tetap menjaga fasilitas pinjaman kita untuk saat ini, kendati memang benar bahwa likuiditas telah meningkat dramatis di pasar keuangan."
Bullard mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa Amerika Serikat bisa "berubah menjadi lebih buruk lagi untuk kedepannya", tetapi ia menambahkan bahwa itu bukan kasus utamanya, menurut laporan itu.
The Fed bertindak agresif pada bulan Maret untuk mendukung ekonomi AS dengan memangkas suku bunganya mendekati nol, membeli triliunan dolar obligasi dan meluncurkan serangkaian alat pinjaman darurat untuk menjaga pasar utang mengalir ke rumah tangga dan usaha.
"Dengan semua program ini, idenya adalah untuk memastikan pasar tidak stagnan sepenuhnya, karena itulah yang membuat Anda mengalami krisis keuangan, ketika trader tidak akan memperdagangkan aset dengan harga berapa pun," tambah Bullard.
Bestprofit (02/07) - Presiden Bank Federal Reserve St Louis James Bullard telah memperingatkan semakin banyaknya kebangkrutan akibat wabah covid-19 dapat memicu krisis keuangan, Financial Times melaporkan.
"Tanpa manajemen risiko yang lebih rinci dari kebijakan kesehatan, kita bisa mengalami gelombang kebangkrutan besar dan (itu) dapat menjadi sumber krisis keuangan," kata Bullard dalam wawancara dengan surat kabar Financial Times pada Rabu (01/07) setempat dan dikutip dalam laporan Reuters Kamis (02/07) petang.
Ia memperingatkan jalan yang sulit dan berliku dari krisis kesehatan dan mengatakan "mungkin bijaksana untuk tetap menjaga fasilitas pinjaman kita untuk saat ini, kendati memang benar bahwa likuiditas telah meningkat dramatis di pasar keuangan."
Bullard mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa Amerika Serikat bisa "berubah menjadi lebih buruk lagi untuk kedepannya", tetapi ia menambahkan bahwa itu bukan kasus utamanya, menurut laporan itu.
The Fed bertindak agresif pada bulan Maret untuk mendukung ekonomi AS dengan memangkas suku bunganya mendekati nol, membeli triliunan dolar obligasi dan meluncurkan serangkaian alat pinjaman darurat untuk menjaga pasar utang mengalir ke rumah tangga dan usaha.
"Dengan semua program ini, idenya adalah untuk memastikan pasar tidak stagnan sepenuhnya, karena itulah yang membuat Anda mengalami krisis keuangan, ketika trader tidak akan memperdagangkan aset dengan harga berapa pun," tambah Bullard.


No comments:
Post a Comment