Wednesday, 10 June 2020

Bestprofit - IHSG Ditutup Anjlok, ICBP Berencana Akuisisi Pinehill Senilai Rp41,56 T

Bestprofit - IHSG Ditutup Anjlok, ICBP Berencana Akuisisi Pinehill Senilai Rp41,56 T|   PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (10/06) - Indeks Harga Saham Gabungan (Jakarta Stock Exchange Composite) kembali jatuh pada penutupan perdagangan sesi I Rabu (10/06) pagi. Sejak awal perdagangan indeks melemah hingga penutupan pagi ini dan sektor keuangan pun menjadi penekan utama laju IHSG. Aksi korporasi pun mewarnai bursa hari ini, ICBP berencana mengakuisisi Pinehill Company Limited (PCL) senilai Rp41,56 triliun.

Mengutip data Investing.com, IHSG ditutup anjlok 2,43% atau 122,31 poin di 4.912,75 hingga pukul 09.52 WIB. Berdasarkan data Bloomberg dilansir Bisnis.com Rabu (10/06), indeks harga saham gabungan (IHSG) langsung terkapar ke zona merah sejak pembukaan perdagangan. Indeks sempat menyentuh level support 4.922,053.

Total (PA:TOTF) nilai transaksi saham di pasar reguler, tunai, dan negosiasi senilai Rp4,75 triliun. Tercatat, 289 saham terkoreksi, 104 menguat, dan 137 stagnan.

Sektor saham keuangan yang terkoreksi 3,15 persen menjadi penekan utama laju IHSG. Sektor saham industri dasar turut menekan pergerakan indeks dengan koreksi 2,11 persen.

Empat bank berkapitalisasi jumbo alias big caps menjadi penekan utama laju IHSG. PT Bank Rakyat Indonesia Persero (JK:BBRI) dengan kapitalisasi Rp376,20 triliun terkoreksi 4,98 persen hingga pukul 10:29 WIB.

Selanjutnya, PT Bank Mandiri Persero Tbk (JK:BMRI) juga mengalami koreksi 6,35 persen ke level Rp4.940. Koreksi yang dialami sebesar 1,89 persen oleh PT Bank Central Asia Tbk (JK:BBCA) juga turut menekan IHSG. Adapun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (JK:BBNI) juga turut menekan laju IHSG dengan koreksi 5,76 persen.

Investor asing terpantau melepas kepemilikan di saham BBRI, BMRI, dan BBNI dengan membukukan jual bersih atau net sell masing-masing Rp148,55 miliar, Rp152,29 miliar, dan Rp43,50 miliar hingga pukul 10:30 WIB. Sementara itu, BBCA mencetak net buy Rp18,92 miliar.

Kabar akuisisi emiten pun mewarnai perdagangan pagi ini. Mengutip laporan CNBC Indonesia Rabu (10/06), emiten konsumer Grup Salim, PT Indofood Cbp Sukses Makmur Tbk (JK:ICBP) berencana mengakuisisi penuh saham Pinehill Company Limited (PCL) yang dimiliki oleh Pinehill Corpora senilai US$ 2,99 miliar atau setara Rp 41,56 triliun dengan asumsi kurs Rp 13.901 per dolar AS.

Dalam dokumen yang disampaikan manajemen Indofood (JK:INDF) CBP, ternyata nilai pasar wajar untuk akuisisi saham tersebut lebih murah Rp 1,81 triliun, tepatnya sebesar US$ 2,86 miliar (Rp 39,75 triliun). Artinya harga akuisisi tersebut di atas harga wajar alias lebih mahal.

Pertimbangan ini mengacu pada seluruh ekuitas Pinehill Company Limited pada 31 Desember 2019 sebesar Rp 39,80 triliun.

Perusahaan yang memproduksi mi instan dengan merek dagang Indomie ini berencana melaksanakan dua kali transaksi pembelian saham, mengacu prospektus yang disampaikan ICBP pada Senin, 8 Juni 2020.

Pertama, pembelian saham Pinehill Corpora, yaitu sebanyak 70.828.180 saham yang merupakan 51% dari total saham yang telah diterbitkan Pinehill Company dengan harga sebesar US$ 1,52 miliar.

Selanjutnya, pembelian seluruh saham Pinehill Company Limited yang dimiliki oleh Steele Lake, yaitu sebanyak 68.050.408 saham atau 49% dari total saham yang telah diterbitkan oleh Pinehill Company.

Nilai transaksi ini mencapai Rp US$ 1,46 miliar. Pinehill Corpora masih terafiliasi dengan ICBP karena merupakan konsorsium di mana Anthoni Salim memiliki penyertaan secara tidak langsung sekitar sebesar 49% saham Pinehill Corporation.

Saham top gainer IHSG yakni Kioson Komersial Indonesia Tbk PT (JK:KIOS) naik 32,91%, Majapahit Inti Corpora Tbk PT (AKSI) naik 20,88% dan Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) naik 17,32%. Sedangkan saham top loser yaitu Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 7%, Eagle High Plantations Tbk (JK:BWPT) turun 7% dan Multi Bintang Indonesia Tbk (JK:MLBI) turun 6,94%.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures


PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

No comments:

Post a Comment

Best Profit - Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah

  BEST PROFIT -   Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah  |   PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK Bestprofit (18/02) -...