Tuesday, 15 September 2020

Bestprofit - Hari Pertama PSBB, Kapitalisasi Pasar Tambah Rp156 T & 10 Saham Melonjak

 


Bestprofit - Hari Pertama PSBB, Kapitalisasi Pasar Tambah Rp156 T & 10 Saham Melonjak PT Bestprofit Futures Pontianak

Bestprofit (15/09) - Di hari pertama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pasar saham tampaknya tidak terlalu mengkhawatirkan efek yang timbul dari PSBB DKI Jakarta karena dianggap ‘lebih longgar’ dari sebelumnya.

Hal itu dapat dilihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghijau pada Senin (14/9) menurut laporan Bisnis.com. Dana masuk ke pasar saham yang tercermin dari nilai kapitalisasi pasar pun mengalami peningkatan Rp156,01 triliun.

Pada sesi I, setelah mengawali perdagangan dengan kenaikan 1,13 persen, IHSG bergerak ke atas sampai akhirnya parkir di level 5.134,06 setelah menguat 117,35 poin atau 2,34 persen. Kapitalisasi pasar mencapai Rp5.983,73 triliun, meningkat 156,01 triliun dari akhir pekan lalu sebesar Rp5.827,72 triliun.

Analis telah memperkirakan bentuk PSBB jilid kedua tidak akan seperti periode Maret 2020. Selain itu, terdapat sejumlah perbedaan kondisi dibandingkan dengan 6 bulan lalu.

Analis juga menyebut sudah banyak paket stimulus yang diluncurkan dalam 6 bulan terakhir. Dengan demikian, dampak penerapan PSBB tidak seberat awal penyebaran pandemi Covid-19.

Penyerapan anggaran paket stimulus menurutnya juga sudah cukup besar. Selain itu, beberapa vaksin sudah ditemukan.

Lebih lanjut menurut CNBC Indonesia Selasa (15/09), dampak pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang ternyata tidak terlalu total oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu terbang 2,89% ke level 5.161,82 pada penutupan perdagangan Senin kemarin (14/9).

Padahal semula pasar begitu khawatir dengan implementasi PSBB di ibu kota. Buktinya, pada Kamis lalu, indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) terjun bebas di atas 5% dan sempat dihentikan sementara (trading halt) selama 30%, meski pada Jumat lalu berhasil rebound.

Data perdagangan Senin kemarin mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 324 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi menyentuh Rp 9,75 triliun.

Di tengah kenaikan IHSG kemarin, ada sekitar 10 saham yang berhasil mencatatkan penguatan harga saham pada Senin kemarin yakni PT Sky Energy Indonesia Tbk (JK:JSKY) melesat 26,19% di level Rp 212/saham, PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (JK:AGRO) naik 12,58% di posisi Rp 358/saham dan PT Barito Pacific Tbk (JK:BRPT) naik 11,64% di level Rp 815/saham.

Selanjutnya PT Acset Indonusa Tbk (JK:ACST) naik 10,19% di level Rp 238/saham, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) naik 8,75% di posisi Rp 87/saham, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (JK:SIDO) naik 8,72% di posisi Rp 810/saham dan PT Pakuwon Jati Tbk (JK:PWON) naik 8,57% di level Rp 380/saham.

Selain itu PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) naik 6,98% di level Rp 920/saham, PT Bank BRISyariah Tbk (JK:BRIS) naik 5,85% di posisi Rp 3.440/saham dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (JK:BBRI) naik 5,85% di posisi Rp 3.440/saham.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures


PT BEST PROFIT FUTURES

sumber : Investing

No comments:

Post a Comment

Best Profit - Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah

  BEST PROFIT -   Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah  |   PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK Bestprofit (18/02) -...