Best Profit - AS Desak China dan Sektor Swasta Tingkatkan Partisipasi Respons Utang G20 | PT Best Profit Futures Pontianak
Bestprofit (07/07) - Amerika Serikat mendesak China dan sektor swasta pada Selasa (06/07) untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam moratorium utang G20 bagi negara-negara berpenghasilan rendah yang dilanda pandemi COVID-19, dan mendoron kerangka kerja bersama untuk merestrukturisasi utang mereka.
Seorang pejabat senior Departemen Keuangan AS mengatakan seperti dikutip dari Reuters Rabu (07/07) Washington terbuka untuk memperluas kerangka kerja umum atas perlakuan utang yang disepakati oleh G20 dan Paris Club hanya untuk negara-negara berpenghasilan rendah yang memasukkan negara-negara pulau kecil, negara-negara rapuh dan bahkan beberapa negara berpenghasilan menengah ke bawah dengan beban utang tinggi.
Pejabat keuangan G20 akan meninjau kemajuan masalah utang ketika bertemu di Venesia pada 9-10 Juli, di tengah meningkatnya kekhawatiran mencuatnya krisis utang.
Kepala Dana Moneter Internasional (MF), Kristalina Georgieva, telah berulang kali memperingatkan tentang "perbedaan berbahaya" dalam respons pandemi dan prospek ekonomi yang dapat membuat negara-negara berkembang tertinggal jauh selama bertahun-tahun.
Beberapa entitas China belum berpartisipasi penuh dalam Inisiatif Penangguhan Layanan Utang G20, atau pembekuan utang, dan Washington mendesak Beijing untuk berpartisipasi lebih penuh dalam kedua rencana tersebut, seperti memberikan lebih banyak data kepada kreditur lain.
Pejabat itu mengatakan Washington akan mendesak negara-negara G20 untuk terus memberikan stimulus fiskal guna membantu pemulihan global, dan melakukan investasi transformatif untuk mengatasi perubahan iklim dan kesetaraan pendapatan.
Alokasi baru senilai $650 miliar IMF Special Drawing Rights, atau cadangan mata uang darurat, akan membantu memenuhi kebutuhan ini, kata pejabat tersebut, seraya menambahkan bahwa Washington terbuka untuk mendapat kepercayaan baru yang diusulkan oleh IMF yang akan memungkinkan negara-negara kaya menyalurkan dan SDR mereka ke negara yang sedang membutuhkan.
Terpisah, IMF pada hari Selasa mengatakan "sangat mendorong pembentukan cepat" dari komite kreditur swasta untuk Ethiopia yang memungkinkan memberi keringanan utang tepat waktu.

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures
PT BEST PROFIT FUTURES
Sumber : Investing

No comments:
Post a Comment