Thursday, 15 July 2021

Best Profit - Harga Minyak Jatuh Dibayangi Kenaikan Pasokan Bensin AS & Perkembangan OPEC+

 


Best Profit - Harga Minyak Jatuh Dibayangi Kenaikan Pasokan Bensin AS & Perkembangan OPEC+ PT Best Profit Futures Pontianak

Bestprofit (15/07) - Harga minyak jatuh pada Kamis (15/07) petang. Peningkatan persediaan bensin AS dan potensi kesepakatan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan negara mitra lainnya (OPEC+) untuk meningkatkan pasokan mengaburkan prospek cairan hitam tersebut.

Harga minyak Brent kian turun 1,31% di $73,78 per barel pukul 13.39 WIB dan harga minyak WTI turun 1,44% di $72,08 per barel menurut data Investing.com.

Data pasokan minyak mentah dari Badan Informasi Energi (EIA) AS Selasa, menunjukkan penurunan sebanyak 7,897 juta barel untuk sepekan hingga 9 Juli, penurunan kedelapan minggu berturut-turut. Angka itu lebih besar dari perkiraan penurunan 4,359 juta barel dalam perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com dan penurunan sebanyak 6,866 juta barel yang dicatat selama minggu sebelumnya.

Data EIA juga menunjukkan peningkatan 1,039 juta barel untuk persediaan bensin.

Data pasokan minyak mentah yang dirilis oleh American Petroleum Institute (API) sehari sebelumnya menunjukkan penurunan sebanyak 4,079 juta barel.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan menyelesaikan perselisihan yang menyebabkan gagalnya pertemuan OPEC+ di awal bulan dan menggantungkan peningkatan pasokan Agustus.

Proposal terobosan terbaru memberi UEA kuota input yang lebih tinggi seiring terus berlanjutnya perundingan. Namun, anggota OPEC+ lainnya juga mencari persyaratan yang lebih baik di mana Irak dilaporkan mengejar batas dasar produksi yang lebih tinggi.

Dengan prospek lebih banyak pasokan dari OPEC+ dan minyak mentah mendekati level overbought, "tidak mengherankan melihatnya turun," sebut anggota pengelola program makro global Tyche Capital Advisors LLC Tariq Zahir kepada Bloomberg.

Namun, investor tetap khawatir dengan merebaknya COVID-19 baru-baru ini yang melibatkan varian Delta di beberapa negara dan dampaknya terhadap permintaan bahan bakar. Australia kembali memperpanjang kebijakan lockdown di Sydney dua minggu lagi sementara kasus harian di Korea Selatan mencapai rekor tertinggi 1.600 pada 15 Juli.

“Masalah sedang terjadi di pasar minyak … kekhawatiran meningkat bahwa kenaikan kasus Delta COVID-19 dapat menunda pemulihan ekonomi penuh. Ini, pada gilirannya, menimbulkan ancaman signifikan terhadap pertumbuhan permintaan minyak dalam jangka pendek hingga menengah,” kata analis PVM Oil Associates Ltd Stephen Brennock kepada Bloomberg.


This image has an empty alt attribute; its file name is QR-BPFNEWS.COM_.png

Dapatkan informasi terbaru di PT Bestprofit Futures

WWW.BEST-PROFITFUTURES.COM

PT BEST PROFIT FUTURES

Sumber : Investing


No comments:

Post a Comment

Best Profit - Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah

  BEST PROFIT -   Yen Menguat Bitcoin Jatuh, Kemelut Ukraina Bikin Trader Gelisah  |   PT BEST PROFIT FUTURES PONTIANAK Bestprofit (18/02) -...